Warga Asia- Amerika : Prasangka Masa Lalu Dan Masa Kini
 

April 25th, 2007 by Besty Siregar  Print This Post/Page

Sejarah terluang lagi. Dalam tiga seri ekslusif, Joe Tougas dan Siska Silitonga mengungkap bagaimana warga Asia-Amerika melihat sejarah gelap terulang lagi. Melalui kejadian yang mereka harap tidak akan terjadi kembali. Perang Irak yang belum berakhir,mengingkatkan generasi pengungsi Vietnam menengai penderitaannya. Sementara para korban yang selamat dari kam penahanan Jepang-Amerika selama Perang DUnia ke-II, terheran-heran melihat kam tahanan seperti Guantanamo Bay, Kuba. Dan warga Cina-Amerika menilai, ada persamaan antara pemburuan orang Komunis di tahun 1950-an hingga 1960-an dengan ketakutan dan penyebaran informasi yang keliru soal Islam.

 

AMERIKA SERIKAT : Pengungsi Irak Tidak Diterima Di Amerika Serikat

April 25th, 2007 by Siska Silitonga and Joe Tougas
 

America_Vietnam2.JPGBulan ini adalah peringatan ke-32 Perang Amerika-Vietnam. Sementara bulan lalu, bertepatan dengan tahun ke-empat invasi Amerika Serikat ke Irak. Menurut sebuah laporan PBB … more

 

AMERIKA SERIKAT : Warga Jepang-Amerika : Prasangka Buruk Perang Di Masa Lalu Dan Masa Kini

April 25th, 2007 by Joe Tougas
 

Japan_American__web_.JPGSetelah penyerangan Jepang ke Pearl Harbour pada Perang Dunia ke-II, ribuan warga Jepang Amerika dikumpulkan dan dimasukkan ke kam penahanan. Meski tidak ada … more

 

AMERIKA SERIKAT : Ketakutan Terhadap Komunis Dan Islam Yang Dibuat Media

April 25th, 2007 by Siska Silitonga
 

islam_america (web)_2.JPGPekan ini kami, menyimak persamaan dari ketakutan Amerika dengan Komunisme tahun 1950 dan 1960-an, dengan ketakutannya saat ini terhadap Islam. Pada … more

 


ON AIR THIS WEEK
 

Bangladesh Menghentikan Program Subsidi Beras Meski Terjadi  Lonjakan Harga :  Di Bangladesh, kekhawatiran terjadinya bencana kelaparan kian meningkat. Terutama setelah pekan ini pemerintah menghentikan subsidi beras. Tahun ini harga semua makanan pokok telah meningkat  hampir dua kali.  Sehingga jutaan orang tidak sanggup membelinya. Selain itu, persediaan beras ditimbundi gudang peyimpanan  supaya para penimbun meraup sebanyak mungkin keuntungan. Seperti yang dilaporkan Micheal Leung, pemerintah meminta masyarakat utuk mengkonsumi kentang sebagai solusi atas krisis ini.

Pertanian Urban Dan Organik Menjadi Salah Satu Solusi Krisis Kekurangan Pangan:  Ketegangan  melanda Filipina akibat kenaikkan harga makanan. Untuk mengurangi penghamburan dan konsumsi nasi, pemerintah mendesak berbagai restoran untuk mengurangi porsi nasi hingga setengah dari porsi biasa. Namun sejumlah kelompok NGO mengatakan akar permasalahan krisi ini harus segara diatasi. Madonna Virola  bertemu dengan sejumlah warga yang yakin, pertanian urban adalah salah satu solusi kekurangan makanan.