Polusi Di Jakarta
 

Polusi di kota besar: Jakarta

April 2nd, 2007 by webmaster  Print This Post/Page

Jakarta_089_1.jpgSebagai bagian berseri polusi di wilayah Asia, kami menyoroti salah satu kota yang paling ramai di Asia Tenggara yaitu Jakarta dari pengolahan limbah sampai ke kemacetan lalulintas. Kami akan melihat dampak dari polusi di ibukota dan juga mencari solusinya.

Laporan ini disusun oleh Nita Roshita dan Tobias Grote-Beverberg sebagai rangkaian seri : Polusi di Kota Besar khususnya Jakarta. Seri ini adalah hasil kerjsama dengan Radio 68H dan Deutsche Welle, radion internasional dari Jerman.

 

INDONESIA: Upaya mencari air bersih di Jakarta

April 2nd, 2007 by Nitha Roshita and Tobias Grote-Berverborg

clean_water.jpgDi Jakarta, air minum yang bersih menjadi barang langka dari hari ke hari. Data statistik menunjukan sekitar 90% sumur dan sumber mata … more

 

INDONESIA : Mengakhiri polusi limbah beracun

April 2nd, 2007 by Nitha Roshita and Tobias Grote-Berverborg

liquid_waste.jpgRatusan kanal mengalir melalui wilayah Ancol, Jakarta Utara. Dulu di saluran air seperti parit kecil ini hidup ikan-ikan kecil, tapi sekarang, tumbuhan … more

 

INDONESIA: Perlunya perubahan drastis untuk pengelolaan sampah ibukota

April 2nd, 2007 by Nitha Roshita and Tobias Grote-Berverborg

waste_management.jpgTiap hari lebih dari 6 ribu ton sampah di produksi oleh 12 juta penduduk di Ibukota Indonesia, Jakarta. Sebagian besar sampah itu … more

 

INDONESIA : Jakarta mempersiapkan diri menghadapi banjir tahunan

April 2nd, 2007 by Nitha Roshita and Tobias Grote-Berverborg

annual_floods.jpgSetiap tahun jalan-jalan di Jakarta macet serta listrik dan aliran air minum padam di sebagian wilayah, karena banjir yang datang di musim … more

 

INDONESIA: Perlunya perubahan drastis untuk pengelolaan sampah ibukota

April 2nd, 2007 by Nitha Roshita and Tobias Grote-Berverborg

waste_management.jpgSetiap harinya warga Jakarta menghadapi resiko menghirup udara yang tercemar. Sebagian besar pencemaran udara disebabkan oleh mobil, bus dan sepeda motor yang … more

 


ON AIR THIS WEEK
 

Topan Burma Menundukkan Militer Burma: Korban tewas akibat topan Nargis di Burma terus bertambah. Menurut pekerja kemanusiaan, jumlahnya  mencapai 20 ribu orang dan ribuan lainnya luka-luka. Ada kekhawatiran angka ini terus bertambah akibat kolera dan penyakit bawaan air lainnya yang menyebar diantara  penduduk yang kehilangan tempat tinggal, yang mencapai  dua juta orang. Militer Burma berada ditekan Perserikatan Bangsa Bangsa agar membiarkan pekerja  kemanusiaan bekerja tanpa batas menangani bencana ini. Koresponden kami  melaporkannya untuk Anda.

Para Pelajar Kamboja Putus Sekolah Karena Tak Lagi Menerima Bantuan WFP :  Persediaan beras dunia kian berkurang dan berada di titik terendah  dalam  20 tahun belakangan ini.   Alhasil, harganya melonjak  lebih dari dua kali lipat  sejak awal 2008. Jurubicara Badan Pangan Dunia (WFP), Paul Risley mengatakan orang yang paling miskin akan kelaparan,  karena badan itu  tak sanggup memebeli beras.  Sejak bulan ini, WFP menghentikan pengiriman sarapan gratis untuk setengah juta anak sekolah Kamboja. Sorn Sarath dari  Radio of Democracy (VOD) mengunjungi salah satu sekolah itu,  dan mencari tahu dampakbya pada mereka.