Hidup Dengan Alam
 

June 21st, 2007 by Besty Siregar  Print This Post/Page

Warga Indonesia menyadari kekuatan dari alam. Pada tahun lalu saja,  negeri ini dilanda tsunami, letusan gunung berapi, tanah longsor, gempa bumi, banjir dan kemarau.

Sehingga sekitar setengah juta orang terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka karena bencana tersebut. Namun, beberapa diantaranya karena buatan manusia sendiri.

Sutami dan  Peter Koppen dari Radio Deutsche Welle berkunjung ke sejmulah tempat di Indonesia dan mendengarkan kisah para korban yang mengalami becana tersebut.

 

INDONESIA : Lumpur Belum Berhenti Menyembur

June 13th, 2007 by Sutami and Peter Koppen
 

LAPINDO___web_.JPGSudah hampir satu tahun, lumpur beracun menyembur dari lubang pengeboran. Akibatnya daerah Sidoarjo tergenang dan 15,000 warga terpaksa mengungsi. Sampai saat ini aliran … more

 

INDONESIA: Tanah Longsor Di Jawa Tengah

June 13th, 2007 by Sutami and Peter Koppen
 

Indonesia_landslide__web_.JPGSekitar setengah juta orang tinggal di tempat tinggal sementara di seluruh Indonesia. Mereka adalah korban bajir, gempa bumi atau tanah longsor. Bencana … more

 

INDONESIA: Sistem Peringatan Dini Tsunami Bisa Menyelamatkan Nyawa

June 13th, 2007 by Sutami and Peter Koppen

Indonesia_tsuanmi_3.jpgIndonesia terletak di Cincin Api Pasifik,yaitu daerah yang sering mengalami gempa bumi, dan letusan gunung berapi, yang mengelilingi cekungan Samudra Pasifik. Jadi tsunami … more

 

INDONESIA : Negara Yang Rentan Gempa Bumi

June 13th, 2007 by Sutami and Peter Koppen
 

Yogyakarta_earthquake__web_.JPGHampir setahun yang lalu, gempa bumi mengguncang kota Bantul, Yogyakarta. Gempa tersebut menewaskan hampir 6000 orang, dan 200 ribu warga kehilangan tempat … more

 

INDONESIA: Kehidupan Di Daerah Rawan Letusan Gunung Berapi

June 13th, 2007 by Sutami and Peter Koppen
 

Mt._Merapi__web_.JPGGunung Merapi berbentuk seperti kerucut dan tingginya mencapai sekitar 10.000 kaki. Kalau cuacanya lagi cerah, Anda bisa melihat sulfur yang semburkan dari atas … more

 


ON AIR THIS WEEK
 

Topan Burma Menundukkan Militer Burma: Korban tewas akibat topan Nargis di Burma terus bertambah. Menurut pekerja kemanusiaan, jumlahnya  mencapai 20 ribu orang dan ribuan lainnya luka-luka. Ada kekhawatiran angka ini terus bertambah akibat kolera dan penyakit bawaan air lainnya yang menyebar diantara  penduduk yang kehilangan tempat tinggal, yang mencapai  dua juta orang. Militer Burma berada ditekan Perserikatan Bangsa Bangsa agar membiarkan pekerja  kemanusiaan bekerja tanpa batas menangani bencana ini. Koresponden kami  melaporkannya untuk Anda.

Para Pelajar Kamboja Putus Sekolah Karena Tak Lagi Menerima Bantuan WFP :  Persediaan beras dunia kian berkurang dan berada di titik terendah  dalam  20 tahun belakangan ini.   Alhasil, harganya melonjak  lebih dari dua kali lipat  sejak awal 2008. Jurubicara Badan Pangan Dunia (WFP), Paul Risley mengatakan orang yang paling miskin akan kelaparan,  karena badan itu  tak sanggup memebeli beras.  Sejak bulan ini, WFP menghentikan pengiriman sarapan gratis untuk setengah juta anak sekolah Kamboja. Sorn Sarath dari  Radio of Democracy (VOD) mengunjungi salah satu sekolah itu,  dan mencari tahu dampakbya pada mereka.