Dunia Terancam Karena Dampak Pemanasan Global
 

July 9th, 2007 by Besty Siregar  Print This Post/Page

Para pakar perubahan iklim di dunia memperkirakan, suhu dunia akan beratmbah 3 derajat selsius pada abad ini. Meski itu tidak banyak, tapi akan membawa dampak yang besar

Para koresponden kami, berkelana ke sejumlah tempat yang terpencil di Asia,  untuk melaporkan soal dampak perubahan iklim ke manusia dan margasatwa di wilayah itu.

 

Perubahan Iklim Melanda ‘Atap Dunia’

July 9th, 2007 by Elise Potaka
 

China__web_.JPGCina kini menjadi negara penghasil emisi gas rumah kaca terbesar di dunia, mengalahakan Amerika Serikat. Akibatnya, Cina akan mengalami banyak … more

 

Warga Miskin Di India Paling Parah Terkena Dampak Perubahan Iklim

July 9th, 2007 by Vinod K. Jose
 

India_climate_change__web_.JPGPara pakar iklim  terkemuka di dunia memperkirakan, pemanasan global akan menyebabkan mencairnya  bongkahan es di pegunungan Himalaya, berkurangnya panen  dan  resiko meningkatakan … more

 

Indonesia Mengasapi Paru-Paru Dunia

July 9th, 2007 by Rebecca Henschke
 

Indonesia_palm_oil__web_.JPGIndustri kelapa sawit yang berkembang pesat di Indonesia, turut mendorong pemanasan global, menjadikan negeri ini penyumbang emisi gas rumah kaca ketiga terbesar … more

 

Musim Kemarau Panjang Sulitkan Petani Kamboja

July 9th, 2007 by Khortieth Him
 

Cambodia farmers (web)_1.JPGPemerintah Kamboja memperingatkan pemanasan global menjadi ancaman besar terhadap perekonomian negara itu. Sekitar 80 persen penduduk di Kamboja adalah … more

 

Kerusakan Terumbu Karang Ancam Mata Pencarian Komunitas Nelayan di Filipina

July 7th, 2007 by Ariel Carlos
 

Philippines fishing (web)_2.JPGPerubahan iklim merusak terumbu karang di perairan, yang sebelumnya menjadi tempat penyelaman dan pemancingan ramai. Kini terumbu karang … more

 


ON AIR THIS WEEK
 

Topan Burma Menundukkan Militer Burma: Korban tewas akibat topan Nargis di Burma terus bertambah. Menurut pekerja kemanusiaan, jumlahnya  mencapai 20 ribu orang dan ribuan lainnya luka-luka. Ada kekhawatiran angka ini terus bertambah akibat kolera dan penyakit bawaan air lainnya yang menyebar diantara  penduduk yang kehilangan tempat tinggal, yang mencapai  dua juta orang. Militer Burma berada ditekan Perserikatan Bangsa Bangsa agar membiarkan pekerja  kemanusiaan bekerja tanpa batas menangani bencana ini. Koresponden kami  melaporkannya untuk Anda.

Para Pelajar Kamboja Putus Sekolah Karena Tak Lagi Menerima Bantuan WFP :  Persediaan beras dunia kian berkurang dan berada di titik terendah  dalam  20 tahun belakangan ini.   Alhasil, harganya melonjak  lebih dari dua kali lipat  sejak awal 2008. Jurubicara Badan Pangan Dunia (WFP), Paul Risley mengatakan orang yang paling miskin akan kelaparan,  karena badan itu  tak sanggup memebeli beras.  Sejak bulan ini, WFP menghentikan pengiriman sarapan gratis untuk setengah juta anak sekolah Kamboja. Sorn Sarath dari  Radio of Democracy (VOD) mengunjungi salah satu sekolah itu,  dan mencari tahu dampakbya pada mereka.