Berbagai Solusi Untuk Memperlambat Pemanasan Global
 

July 18th, 2007 by Besty Siregar  Print This Post/Page

MAIN_PHOTO__web_.JPGPara pakar perubahan iklim mengatakan sekaranglah waktunya dunia  bertindak untuk mengatasi perubahan iklim.

Dalam edisi Asia Calling kali ini, kami menengok sejumlah proyek negara maupun swasta yang berupaya untuk memperlambat perubahan iklim dan dampak negatifnya.

 

Australia Mempertimbangkan Untuk Menggunakan Energi Nuklir

July 18th, 2007 by Erica Vowles
 

Australia_Nuclear_2__web_.JPGAustralia  menjelajahi kemungkinan untuk menggunakan energi nukli yang sebelumnya tidak diperhitungkan. Industri uranium dan pendukunganya mempromosikan tenaga nuklir sebagai satu-satunya cara … more

 

‘Polisi Energi’ Memerangi Perubahan Iklim

July 18th, 2007 by Elise Potaka
 

CHINA_ENERGY__web_.JPGCina merupakan negara penghasil emisi gas rumah kaca terbesar di dunia. Menurut pemerintah, fakotr utamanya karena negeri itu adalah pusat manufaktur … more

 

Korea Selatan Beralih Ke Energi Angin, Laut Dan Babi Untuk Mengatasi Kekurangan Energi

July 18th, 2007 by Jason Strother
 

SK_pig_energy__web_.JPGMenurut Shio Cina, tahun ini adalah tahun babi. Dan mereka yang lahir di tahun ini, akan mendapatkan keberuntungan. Di Korea Selatan, … more

 

Indonesia Membeli Pohon Hidup

July 18th, 2007 by Rebecca Henschke
 

Indonesia_trees__web_.JPGIndonesia ada di kedua ujung perdebatan soal pemanasan global. Dengan 17 ribu pulau dan kekayaan alam nomor dua setelah Brasil, Indonesia sangat … more

 

Para ‘Penampung Hujan Di Rajastan India’

July 18th, 2007 by Vinod K. Jose
 

India_Water_2__web_.JPGDulu Rajastan Timur merupakan provinsi yang paling kering di India. Pertambangan marmer yang tersebar luas dan penebangan pohon yang tidak … more

 


ON AIR THIS WEEK
 

Topan Burma Menundukkan Militer Burma: Korban tewas akibat topan Nargis di Burma terus bertambah. Menurut pekerja kemanusiaan, jumlahnya  mencapai 20 ribu orang dan ribuan lainnya luka-luka. Ada kekhawatiran angka ini terus bertambah akibat kolera dan penyakit bawaan air lainnya yang menyebar diantara  penduduk yang kehilangan tempat tinggal, yang mencapai  dua juta orang. Militer Burma berada ditekan Perserikatan Bangsa Bangsa agar membiarkan pekerja  kemanusiaan bekerja tanpa batas menangani bencana ini. Koresponden kami  melaporkannya untuk Anda.

Para Pelajar Kamboja Putus Sekolah Karena Tak Lagi Menerima Bantuan WFP :  Persediaan beras dunia kian berkurang dan berada di titik terendah  dalam  20 tahun belakangan ini.   Alhasil, harganya melonjak  lebih dari dua kali lipat  sejak awal 2008. Jurubicara Badan Pangan Dunia (WFP), Paul Risley mengatakan orang yang paling miskin akan kelaparan,  karena badan itu  tak sanggup memebeli beras.  Sejak bulan ini, WFP menghentikan pengiriman sarapan gratis untuk setengah juta anak sekolah Kamboja. Sorn Sarath dari  Radio of Democracy (VOD) mengunjungi salah satu sekolah itu,  dan mencari tahu dampakbya pada mereka.