‘Polisi Energi’ Memerangi Perubahan Iklim

July 18th, 2007 by Elise Potaka  Print This Post/Page
 

CHINA_ENERGY__web_.JPGCina merupakan negara penghasil emisi gas rumah kaca terbesar di dunia.

Menurut pemerintah, fakotr utamanya karena negeri itu adalah pusat manufaktur dunia.

Tapi bagaimana dengan pemakaian energi warganya?

Karena standard kehidupan dan penghasilanan mereka warga yang meningkat, penjualan mobil, AC dan berbagai produk penghasil emisi gas rumah kaca lainnya juga meningkat.

Namun, peningkatan ini tidak sejalan dengan strategi baru pemerintah untuk memerangai perubahan iklim.

Jadi pemerintah berencana untuk mengurangai emisi gas warganya yang akan berberdampak langsung ke kehidupan masyarakat Cina. Seperti yang dilaporkan Elise Potaka dari Beijing. Simak laporannya bersama Vivie Zapkie.

Di beberapa bagian Cina, suhu udara selama musim panas sangat tinggi dan panasnya tak tertahankan.

Sementara penghasilan warga meningkat, dan harga AC menurun, tak heran kalau semakin banyak apartemen yang menggunakan lebih dari satu AC yang terpampang di dinding luar apartemen.

Tapi masalahnya, AC menggunakan banyak listrik dan produksi listrik menghasilkan emisi gas rumha kaca yang banyak.

Pada akhir tahun 2010, pemerintah Cina berupaya untuk mengurangi seperlima pemakaian energi di negeri itu. Jadi untuk mencapai target dibuatlah peraturan pemakain energi.

“Tahun ini Dewan Nasional mengeluarkan peraturan supaya gedung-gedung, terutama gedung umum memasang AC pada 26 derajat selsius selama musim panas.�

Zhang Ruiying bekerja di China Sustainable Energy Program, sebuah organisasi yang mendanai dan meneliti sejumlah proyek perubahan iklim.

Zhang mengatakan, selama musim panas, AC menggunakan 40 per sen beban puncak pemakaian listrik. Jadi peraturan baru bertujuan untuk mengurangi persentase itu.

Bahkan di beberapa bagian Cina, ada peraturan pemakaian listrik yang lebih ketat lagi.

Seperti di kota Nanjing di bagian selatan negeri itu. Di sana para pegawai negeri tidak boleh menyalakan AC, kecuali suhu udara mencapai 33 derajat selsius.

Untuk mengawasi penerapan peraturan itu, di Beijing telah dibicarakan soal pembentukan tim pemeriksa pemakaian energi atau yang disebut sebagai ‘polisi energi’.

“Mereka ke hotel, gedung perkantoran, dan memeriksa apakah suhu ruangan memenuhi standar.�

Dewan Negara Cina sedang memeriksa rancangan peraturan yang akan menjadi hukum untuk membatasi penggunaan AC dan upaya penghematan energi lainnya.

Tujuannya supaya gedung-gedung lebih efisien menggunakan energi.

Sejak bulan Juni tahun lalu, semua gedung baru diwajibkan menggunakan energi 50 per sen lebih efisien ketimbang gedung-gedung yang dibangun pada tahun 1980-an.

Dan sudah ada beberapa gedung yang melakukannya..

Inilah showroom Grand Moma, kompleks apartemen mewah yang sedang dibangun di Beijing.

Rancangannya ramah lingkungan, dan sementara kami melihat salah satu apartemen, kami menemukan hal-hal yang menarik.

Semua peralatan lampu hemat energi. Kaca jendela dirancang khusus supaya ruangan tetap hangat selama musim dingin dan tidak panas pada musim panas.

Suhu apartemen diatur oleh sistem geotermal yang bisa menghangatkan atau mendinginkan papan lantai.

Sistem ini dirancang untuk menghemat energi dan menghilangkan kebiasaan penggunaan AC.

Grand Moma merupakan salah satu dari ribuan proyek gedung baru di Cina. Tapi , tentunya tidak mudah untuk memastikan gedung-gedung itu memenuhi standar penggunaan energi yang efisien.

“Mungkin Anda sudah tahu kalau tahun lalu, target efisisensi energi tidak tercapai.�

Liu Shuang dari Greenpeace Cina mengatakan, pemerintah pusat harus mengawasi pemerintah lokal supaya mencapai target yang sudah ditentukan.

“Harus ada tindakan supaya semua tingkat pemerintah termotivasi untuk mencapai target-target itu. Itu penting sekali.�

Zhang Ruiying mengatakan banyak pengembang yang tidak memenuhi standard efisiensi energi, karena tidak mungkin tim pengawas mendatangi dan mengawasi bangunan.

Tapi menurutnya, di masa mendatang, pengembang harus merinci semua fitur. efisiensi energi di gedungnya dalam sebuah kontrak, yang akan diberikan pada pembeli apartemen.

Kalau pembeli tidak menemukan fitur itu, mereka bisa menuntut pengembang.

“Konsumen berhak untuk menunutut gugat pengembang dan minta kompensasi. Jadi ini salah satu cara untuk untuk menekan pengembang dan semacam pengawasan dari konsumen. Menurut saya ini penting sekali.�

Pemerintah mengatakan, bila target pengurangan energi di gedung-gedung tercapai, Cina bisa mengurangi emisi gas rumah kaca sebanyak 846 ton atau 14 per tahun.

Sementara itu, pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan penggunaan energi yang bisa diperbaharui. Seperti dari tenaga matahari dan angin, sebanyak 10 per sen dalam energy mix atau bauran energinya pada tahun 2010 mendatang.

Leave a Reply

 


ON AIR THIS WEEK
 

Cyclone brings Burmese military to its knees: Now aid workers say at least 20,000 are dead and tens of thousands more injured. There are fears that the number will rise due cholera and other water-borne disease breaking out amongst the two million people made homeless by the cyclone.The Burmese military is under mounting pressure to allow UN aid workers unlimited access to deal with the disaster. However, as our correspondents report, they are resistant to receive outside help.

Cambodian school children drop out of school after the WFP stops providing rice: Global stocks of rice are at their lowest in two decades. As a result rice prices have more than doubled since the start of the year. The United Nations World Food Programme’s spokesperson, Paul Risley, says the “poorest of the poor” will go hungry because their agency can’t afford to buy rice. As of this month the United Nations World Food Programme has suspended free breakfasts to nearly half a million school children. Sorn Sarath from VOD went to visit one of the schools affected to see the impact.

Asia Calling : Your Window on Asia


 

RELATED POSTS