Malaysia: Kontroversi migrasi di Sabah

April 2nd, 2007 by Vanitha Nadaraj  Print This Post/Page

malaysia__sabah.jpgMasalah migrasi legal dan ilegal ke provinsi di Malaysia dari Indonesia dan Filipina merupakan isu hangat. Pemerintah terus melakukan pemeriksaan para pekerja yang tidak punya dokumen resmi di negara itu.

Di Malaysia diperkirakan ada sejuta warga asing gelap, dimana sebagian besar dari mereka tinggal di negara bagian Sabah, di Borneo. Sementara para pekerja berjasa dalam pembangunan negara, hubungan diantara keduanya kurang baik dan ada banyak isu politik yang terkait seperti yang dilaporkan oleh Vanitha Nadaraj.

Leave a Reply

 


ON AIR THIS WEEK
 

Bangladesh Menghentikan Program Subsidi Beras Meski Terjadi  Lonjakan Harga :  Di Bangladesh, kekhawatiran terjadinya bencana kelaparan kian meningkat. Terutama setelah pekan ini pemerintah menghentikan subsidi beras. Tahun ini harga semua makanan pokok telah meningkat  hampir dua kali.  Sehingga jutaan orang tidak sanggup membelinya. Selain itu, persediaan beras ditimbundi gudang peyimpanan  supaya para penimbun meraup sebanyak mungkin keuntungan. Seperti yang dilaporkan Micheal Leung, pemerintah meminta masyarakat utuk mengkonsumi kentang sebagai solusi atas krisis ini.

Pertanian Urban Dan Organik Menjadi Salah Satu Solusi Krisis Kekurangan Pangan:  Ketegangan  melanda Filipina akibat kenaikkan harga makanan. Untuk mengurangi penghamburan dan konsumsi nasi, pemerintah mendesak berbagai restoran untuk mengurangi porsi nasi hingga setengah dari porsi biasa. Namun sejumlah kelompok NGO mengatakan akar permasalahan krisi ini harus segara diatasi. Madonna Virola  bertemu dengan sejumlah warga yang yakin, pertanian urban adalah salah satu solusi kekurangan makanan.


 

RELATED POSTS